BELAJAR MELALUI DARING    OLEH:  NISA AULIA   Pendidikan sedang goyah Para murid tidak bisa sekolah Masa depan sangat parah Kehidupan pun menjadi tak tentu arah   Oh Negriku…. Kenapa sekarang menjadi begini Apa-apa serba mandiri Sekolah  pun seperti  tak

COVID-19 Oleh Syahla Azzahra Maharani   Corona virus disease 2019 Virus yang kini melanda dunia Menyebar melalui saluran pernafasan dan mulut Membuat semua orang merasa gelisah akan kehadirannya   Pemerintah tak tinggal diam Vaksin segera dicari Mengurangi aktivitas diluar rumah

CURUG AGUNG Oleh Syahla Azzahra Maharani     Tersaji pemandian air panas Dengan gunung yg menjulang tinggi Batu batuan yang tersusun rapih Airnya pun yg begitu jernih Tempat ini dinamakan curug agung   Membuat siapa saja yg melihatnya akan terpesona

STAY AT HOME Oleh Syahla Azzahra Maharani       Walau kini tak bisa kemana mana Siswa siswi tak bisa ke sekolah Ayah tak bisa juga bekerja di luar Hanya dengan bantuan Gadget Kita bisa berkomunikasi     Semua itu

MENYAYANGI TANPA AKHIR Oleh Syahla Azzahra Maharani   Guru Engkau bagai pelita hidupku dalam kegelapan Memecahkan keheningan sunyi di hatiku Tutur kata mu penuh dengan makna Tanpamu jadi apa diriku kelak di masa depan   Guru Walau aku sering membuatmu

KEBUN TEH CIATER Oleh Syahla Azzahra Maharani     Hamparan teh hijau yg luas Sejuknya udara di pegunungan Sinar mentari yang  tidak terlalu terik Serta keindahan alami dan keasrian alamnya Menjadikan kebun teh ciater Semakin mempesona Ditambah penuh dengan orang

PANDEMI Oleh Syahla Azzahra Maharani     Menyebar luas ke penjuru dunia Memapar orang yg lalai menjaga kebersihan Menyerang kesehatan Membuat orang merasa gelisah   Menghambat aktivitas di luar rumah Membuat orang kelelahan menghadapinya Tetapi tidak ada yg bisa dilakukan

ANGAN-ANGANKU Oleh Syahla Azzahra Maharani     Sinar sang mentari menyinari tas sekolahku Aku yg sedang berjalan menuju tempat menimba ilmu Dengan hati penuh keceriaan Untuk bertemu guru dan teman temanku   Selang beberapa lama Langkahku terhenti menandakan bahwa sudah

HUTAN KOTA RANGGAWULUNG Oleh Syahla Azzahra Maharani     Rimbunan pohon pohon Menambah keteduhan dan kesejukan Hutan kota ranggawulung Hutan yg jarang orang ketahui akan keindahan alam di dalamnya   Di dalam hutan kita disajikan Dengan berbagai spesies pohon Berupa

BERKEMAH Oleh Syahla Azzahra Maharani   Di tengah hutan.. Beralas bintang dan rumput Berbekal tenda dan keberanian Begitulah kami berkemah   Belajar bersahabat dengan alam Ditemani teman teman Melatih kemandirian Beserta keberanian   Menyatu dengan alam Agar menyayangi alam Sehingga

MASA DEPAN Oleh Syahla Azzahra Maharani     Aku ingin Mempunyai masa depan yang indah Membanggakan nusa,bangsa,dan agama Menjadi penerus para pemimpin bangsa Membuat bangga kedua orang tua   Harapanku Menjadi anak berbakti Menjadi kebanggan guruku Menjadikan negara Indonesia ku

SURGA TERSEMBUNYI Oleh Syahla Azzahra Maharani     Terletak di legonkulon,Kota Subang Bak syurga tersembunyi Pantai Cirewang menampilkan keindahan Kota Subang Keindahan alami pantai cirewang, membuat mata takjub akan keEsaan Allah Yang  telah menciptakan alam semesta dan seisinya   Hempasan

VAKSINASI Oleh Nisa Aulia     Semakin banyak korban berjatuhan Pemerintah pun tak tinggal diam Semua warga wajib divaksin Agar virus ini bisa diredam   Kenapa virus ini masih saja betah Padahal semua orang sudah gerah Ingin segera virus ini

SARJANA Oleh Nisa Aulia   Jika aku dewasa nanti Aku bercita-citaa menjadi sarjana Agar menjadi kebanggaan orang tua Berbakti juga kepada orang tua   Sarjana Apapun itu gelarnya Asalkan bisa membanggakan  semua Insyaaloh membuat hati ini bangga Keluarga pun menjadi

RANGGAWULUNG Oleh : ENI MELIZA   Ranggawulung Hutan di tengah kota Subang Berdiri gagah menjaga jalan Tak hiraukan lalulintas kendaraan   Ranggawulung Icon Kota Subang Tegak berdiri penuh wibawa Tempat bumi perkemahan tercinta   Banyak pohon penuhi gunung Tempat asri

BERJUANG MEMUSNAHKAN CORONA Oleh AGNIAR KAMILATUL JANNAH     Indonesia kembali berduka Indonesia sedang alami kesulitan Indonesia sedang berjuang Dari  wabah Virus covid-19   Wabah covid-19 melanda dunia Termasuk di negeri kami Jutaan orang terpapar virus jahat ini Semoga  wabah

RINDU SEKOLAH Oleh AGNIAR KAMILATUL JANNAH     Sudah lama kami semua tidak Bisa bersekolah secara langsung Kami Rindu sekolah normal dimana kami bisa belajar langsung dengan guru Kami Rindu guru dan teman teman saling bersenda gurau di taman sekolah

ALUN-ALUN KOTA SUBANG Oleh AGNIAR KAMILATUL JANNAH   Tengah kota yang indah Dihiasi taman kota  yang hijau Di depannya berdiri tegak mesjid agung Menambah indahnya kota   Jajanan demi jajanan  terhampar luas di pinggir jalan Lampu warna warni berkedip tak

TANGKUBAN PARAHU Oleh Syahla Azzahra Maharani     Rimbunan pohon pinus Dan hamparan teh disekitarnya Serta sejuknya udara Membuat Gunung tangkuban parahu semakin indah dan nyaman   Memiliki sejarah yg dikenang oleh masyarakat Membuatku tak jemu untuk terus menerus mengunjungi

PETUGAS MEDIS Oleh Syahla Azzahra Maharani     Untuk engkau…. Yg berjuang di garda depan Jangan patahkan semangatmu melawan pandemi ini Yakinlah ada orang orang yg selalu mendo’akanmu   Walau aku tidak bisa membantumu Tapi akanku panjatkan do’a untukmu selalu

ILMU PENGETAHUAN Oleh Syahla Azzahra Maharani   Janganlah engkau berhenti belajar Belajarlah bersungguh sungguh Belajarlah dengan penuh semangat,dan tekun   Menimba ilmu dari sumur pengetahuan Adalah sebuah keputusan yang  tepat Untuk melajukan langkah ke depan Perlahan tapi pasti….   Derajat

                                                                    HARAPAN UNTUK TUHAN                                                                   Oleh Syahla

PANTAI KALAPA PATIMBAN                                                                   Oleh Syahla Azzahra Maharani     Pusaka milik Indonesia.. Yg berada di kota tempat ku lahir Sebuah tempat indah nan mempesona Keindahan yg tiada duanya   Batuan karang yg berjejeran Derasan ombak di tepi pantai Daun

YANG  KURINDUKAN                                                                   Oleh Syahla Azzahra Maharani   Pagi berkabut,bumi ber embun Langkah kaki seorang murid Diiringi sinar sang mentari Menuju sekolah tempat menimba ilmu   Hujan,badai dan terik Tak mematahkan semangat sang murid Untuk berangkat mencari ilmu ke Sekolah

                                                                        LOCKDOWN COVID 19 Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     Jika badai debu mengepung rumahmu Apakah kau biarkan pintu dan jendela terbuka Kau dan keluarga tanpa usaha Tanpa pelindung muka Membiarkan ia menyerang mata Kau hirup tanpa sengaja Yang bersamanya

SYURGA KECIL DI DUNIA                                                                   Oleh Syahla Azzahra Maharani   Subang…. Tanah kelahiranku Tempat asri nan nyaman Tempat ku menghabiskan waktu bersama Keluarga   Subang…. Menyimpan semua kebahagiaan Menyimpan gelak tawa,suka dan duka Memberikan kenangan indah yg tak terhingga  

                                                                    KELUARGA PELINDUNGKU Oleh: Agniar Kamilatul Jannah   Keluarga pelindungku Aku sangat sayang ibuku Aku sayang ayahku Aku juga sayang adik-adikku Merekalah keluargaku, milikku seutuhnya   Keluarga pelindungku Sangat bahagia bisa memilikinya Selalu ada dalam suka dan duka Kami selalu

KOTA SUBANG Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     hamparan taman hijau di tengah pusat kota monumen sisingaan nan gagah berwibawa para pedagng tawarkan jajanan nyanyian2 merdu dari sangpengamen jalanan   Nampak gagah sang mesjid agung Ciri khas alun2 kota subang

COVID-19 Oleh: Agniar Kamilatul Jannah   Covid-19 Dirimu bagaikan tamu Namun kehadiran mu tak kami undang Dirimu menyengsarakan kami   Covid-19 Dirimu menyebar di seluruh  dunia Menelan jutaan korban kau sungguh jahat wahai Corona   Covid-19 Kau jangan mendekatiku Aku

CORONA Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     Corona Akankah engkau pergi Semua selalu Berharap Kamu pergi secepatnya   Corona Semua menantikan saat-saat engkau akan pergi Semua tak mau mengenalmu Semua tak mau kau dekati   Corona Sudahlah cukup membuat org

TENTANG RINDU Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     Ini masih tentang rindu Yang menjadi sebatas semu Dan tak kunjung bertemu Lebih dari dua pekan lamanya aku di rumah Mulai terasa bosan, resah, juga gelisah Rasanya ingin cepat pergi sekolah Menemui

SUBANGKU Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     Aku lahir di Kota Subang Dengan penuh rasa kasih dan saying Dari kedua oiarang tua terkasih Bentuk diri penuh kenyamanan   Aku tumbuh aku bangkit aku semangat tuk mengejar menggapai mimpi   Subang

CORONA MELANDA DUNIA Oleh: Agniar Kamilatul Jannah   Jaman sudah berubah Wabah Corona pun melanda dunia Virus ada dimana-mana Dikampung  dan dikota  terjamah Corona   Negri  sakit Rakyat menderita Ekonomi pun menjadi terpuruk Gairah aktivitas menurun   Ya Allah kami

Guruku yang terbaik Oleh: Agniar Kamilatul Jannah   Guruku… Kau begitu baik kepada kami Tampil cantik dan anggun mewangi Kau sangat sayang kepada kami   Guruku yang terbaik… Aku berjanji akan selalu mengenang jasamu Dulu aku  tidak bisa baca tulis

KAPANKAH AKAN BERAKHIR Oleh Syahla Azzahra Maharani   Tak habis pikir ku dengan pandemi ini Sudah hampir  dua  tahun ia menetap di tanah airku Dua tahun juga kita pantang menyerah,berjuang menghadapinya Hingga saat ini ia masih belum berakhir..   Virus

 PAHLAWAN TANPA TANDA JASA Oleh Syahla Azzahra Maharani   Oh Guruku.. Terima kasih engkau telah mengajariku Terima kasih engkau telah membimbingku Dan terima kasih engkau telah menuntunku..   Oh Guruku.. Orang tua kedua setelah orang tua ku Orang yg tak

SEKOLAHKU Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     sekolah ku…. tempat menimba ilmu dirimu sungguh berjasa bagiku dirimu tempat ku belajar   kini kita jauh kini ku tak bisa merasakan indahnya sekolah sekolah bertatap muka menggelarkan gelak tawa   Sekolahku membuat

SUBANG Oleh: Agniar Kamilatul Jannah     Ketika fajar datang di  hamparan kebun teh sari ater gemericik aliran air yg mengalir sepanjang sungai ciasem terbentang luas hamparan sawah yg mulai menguning begitu subur tanah kelahiranku…   senja menguning di  pantai

PAHLAWANKU YANG TERBAIK Oleh: Agniar Kamilatul Jannah Sinaran sang mentari Tanda tuk memulai hari-harimu Tak ada kata lelah dari dirimu Kata semangat yang kau ingatkan kepadaku   Guruku Jasa-jasamu selalu  aku ingat Saat aku berputus asa Perjuangan besarmu yang aku

PERJUANGAN Oleh: Agniar Kamilatul Jannah   Hari demi hari Minggu demi minggu Bulan demi bulan Tahun demi tahun Aku bergulat dengan tugas Yang diberikan guru Merupakan perjuangan indah meniti kepahaman   Semua tugas kukerjakan dengan sabar Biar aku paham dengan

         SARJANA    Oleh Nisa Aulia   Jika aku besar nanti Aku bercita-cita menjadi seorang sarjana Agar menjadi kebanggaan orang tua Berbakti juga kepada bangsa dan agama   Sarjana Apapun itu gelarnya Asalkan bisa membanggakan semua Insyaallah membuat hati ini

Vaksinasi     Oleh Nisa Aulia   Semakin banyak korban berjatuhan Pemerintah pun tidak tinggal diam Semua orang wajib di vaksin Agar virus Corona bisa diredam   Kenapa virus ini masih saja betah Padahal semua orang sudah gerah Ingin segera virus

Pahlawan pandemi Oleh Azzahra Tri zulianti   Mereka berjuang digarda terdepan Mereka  rela berkorban Demi Negara Demi Rakyat Demi mereka yangia cintai   Nyawamu taruhanmu, Raut wajahmu tanpa rasa takut Semangat membara di jiwamu Buat engkau berani melangkah   Tidak

PESAN  TERBUKA Oleh Azzahra Tri zulianti   Teruntuk kamu Si kecil pembunuh Dari kota Wuhan Negara cina….   Belum puaskah bumi kau buat hancur Dunia selalu berduka Hujan tangisan  basahi tanah Gelapkan  masa depan bangsa   Cukup tenar namamu Cukup

Ilmu Oleh Nisa Aulia   Setiap hari aku mencarimu Pagi – pagi kulangkahkan kaki Tak lelah ku menghampirimu Agar aku bisa mandiri   Oh ilmu . . . . Betapa berharganya dirimu Setiap insan pasti membutuhkanmu Tak punya ilmu hidup

            DI RUMAH SAJA              Oleh Nisa Aulia   Sudah satu tahun kita semua dalam keadaan tak menentu Semua terasa serba terkekang Mau apapun serba ragu-ragu Rindu keadaan yang kebelakang   Tak tahu sampai kapan Semua akan seperti sedia kala