DI KEBUN Oleh: Ujang wahyudin   Jagungku besar-besar Pisangku setandan Manggaku ranum Durianku mewangi   Kebunku yang kuandalkan Tak pernah kulupakan Membantu ayah bercocok tanam Hidupi keluarga agar bisa makan   Aku sangat berterima kasih kepada Tuhan Anugerahiku tanah yang

PRAMUKA Oleh: Ujang Wahyudin   Jelajah alam paling kusuka Saat aku ikut Pramuka Penggalang untuk remaja Isi hari dengan ceria   Tali-temali membuatku jeli Asah otak dengan sandi Bendera semaphore menguji diri Terampil dalam komunikasi   Isi harimu dengan cerdas

MASKER Oleh: Ujang Wahyudin   Kau adalah pelindungku Mencegah virus untuk masuk ke mulutku Tanpamu mungkin aku sudah terpapar Karenamu aku masih  bisa berkabar   Kain maupun lainnya Itulah bahanmu Tak mahal harganya Biar semua orang bisa membelimu    

PEJUANG BANGSA Oleh: Revi Yanti Halimah   Wahai pejuang pendidikan Jerih payahmu dalam berkorban Hasil peluhnya dirasakan Anak cucu hingga akhir zaman   Bisa membaca, menulis, dan menyimpulkan Prestasi paling membanggakan Menciptakan peradaban Mengisi lembar kosong kemanusiaan   Melukis kanvas

  MIMPI Oleh: Putri Alya Indani   Jangan kaularang aku Untuk bermimpi Dengan mimpi yang menungguku Aku bisa berdiri Meraih cita   Kejarlah mimpimu Kejarlah cita-citamu Gapailah semua yang ingin kaulakukan Positif dalam berkegiatan   Jangan takut mimpimu terlalu tinggi

PENDIDIKAN Oleh: Putri Alya Indani   Berpendidikanlah Maka hidupmu akan berubah Banyak orang di luar sana berulah Karena tidak bisa sekolah   Berpendidikanlah Agar hidupmu berubah Dengan pendidikan, kau ikuti sunah Dengan pendidikan, hidupmu berkah   Isi masa remajamu Dengan

SEKOLAH Oleh: Putri Alya Indani   Bermula dari bangkumu Aku dapat menimba ilmu Bermula darimu Aku mengetahui guru   Kau telah menemaniku Selama dua belas tahun tanpa jemu Kauingin melihat bahagiaku kaukirimkan teman untukku   Duhai sekolah Aku kelak kan

COVID-19 Oleh: Putri Alya Indani   Dunia menangis merana Kehadiranmu mampu menerobos pelosok dunia Beragam gejala Menghentikan aktivitas manusia   Haru biru ketakutan meraja Serasa bagai terpenjara Kejam, mematikan Menembus pernapasan   Satu yang aku yakini Keganasanmu tak mampu melawan

PELITAKU Oleh: Muhamad Ramdani   Pahlawan bak pelita Hadirmu dalam gulita Terangi rakyat jelata Dengan ilmu alam semesta   Guruku mendidikku Membekaliku dengan ilmu Tulus sabar tak pernah ragu Tempa kami dalam syahdu   Senyumanmu penawar dahaga Akan masa depan

BOSAN Oleh: Muhamad Ramdani   Satu tahun lamanya dunia ini Kami mengalami pandemi tak bertepi Satu tahun lamanya diri ini Tak bisa pergi sekolah di pagi hari Kapan Corona ini pergi?   Upaya sudah berbagai cara Tapi wabah masih merebak

SISINGAAN Oleh: Muhamad Ramdani   Kebudayaan Kabupaten Subang Sisingaan simbol masyarakat terpandang Media tandu digenggam Sang singa bertahta siap menerkam   Musik kendang bertalu Penari ikut berpadu Warna-warni tak jemu Kupandang selalu   Berarak iringi desa Simbol kampung sejahtera Bersorak

MASKER Oleh: Muhamad Ramdani   Kau alat yang berguna Kau dapat melindungi dari virus durjana Meski banyak orang yang abai Namun aku tak ikut lalai   Tanpamu kami banyak jadi korban Terjangkit virus jahanam Meskipun engkau benda mati Engkau berguna

SUBANG IDAMAN Oleh: Muhamad Ramdani   Kota aku dilahirkan Kota aku dibesarkan Kota penuh keindahan   Untukmu Subang aku berjuang Untukmu Subang aku berdendang Untukmu subang aku berkumandang   Subangku sayang Subangku idaman Rinduku di setiap zaman Meski jauh tak