“Mang Becak?” Oleh: Arum Handayani Quota habis, tak bisa pesan go-jeg. Ya … terpaksa aku harus pulang naik becak sore ini. Andai saja Erni bukan anak kepala sekolah, aku enggan datang ke rumahnya. Ujung-ujungnya dia cuma ngerjain aku mengerjakan PR-nya.

Oh … Dedi (Arum Handayani)   Berangkat tergesa – gesa memang sangat menjengkelkan. Ah! Betapa cerobohnya aku ini. Mengapa harus bangun kesiangan? Tak sempat fitting baju, kupakai baju seadanya yang menggantung di kapstok. Bahkan aku tak sempat menarik resleting rokku.

Rabu, 10 Juni 2020 Matahari baru muncul dari balik pepohonan.Udara sejuk pedesaan terasa menyegarkan sekali.Aku menghela napas dalam- dalam.Kunikmati keadaan di sekelilingku.Sesungguhnya kami bahagia dengan kehidupan ini.Kebahagiaan sempurna seandainya, masih memiliki ayah dan ibu. “Ah,sayang sekali,” gumamku. Hari ini ada

GURUKU PERMATAKU Oleh: Ai Sumartini Dewi Pagi itu kumulai aktivitasku seperti biasa. mulai dari bangun pagi, beres-beres rumah, mandi, sarapan, dan berangkat kesekolah dengan angkutan yang biasa kunaiki, yaitu sepeda mini kesukaanku. Sepeda itu adalah sepeda kebanggaanku karena kubeli dengan