Pamoyanan_Maharani Sujana 7C_SMPN 1 Cibogo

IMG-20210410-WA0002.jpg

PAMOYANAN

Karya: Maharani Sujana

Kelak saat kau buka ritsleting tenda
pada waktu subuh, lalu menghadap ke timur
Menunggu cahaya menggambar
bayang-bayang: awan, pohon, dan tubuh kita.

Kau harusnya telah mencintai kota ini
membawanya berlari, ujung ke ujung batas peta,
hingga rasa lelah mengalahkanmu
dan bahu kota adalah tempat rebahnya usia.

Kota kita memang berselimut kabut, dingin,
dan kebun teh di tubuh bukit-bukit. Pada tiap
bukit ada tapak kaki para ibu berkeranjang,
tiap keranjang ada harapan dan doa
yang tak pernah surut, bukan musim dan waktu.

Di dalam sini, hangatkan jantung
sebelum mimpi membawa jauh ke angan
sebelum hampar kenyataan hijau
jentik lampu membuat ilusi jalan baru.

Dengarkan degup kota kita
seperti ada rindu yang hidup di tubuhnya
kau dan aku serupa dua anak yang hilang
dari peluk kandung ibu sendiri.
Bangunlah saat pertama kali
burung mengibas bulu-bulunya itu
dan gerak lentik tangan pemetik

(Visited 8 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan