NAJMAH SITI FAUZIAH_FATIMAH DAN KEBUN TEH_SMPN 1 TANJUNGSIANG

IMG_20210423_195018_981.jpg

FATIMAH DAN KEBUN TEH
OLEH : NAJMAH SITI FAUZIAH

Kabut putih menyelimuti desa ciater .ciater adalah sebuah desa yang berhawa dingin namun cuaca
yang begitu panas ,di daerah lain yang bernama kota subang sangatlah panas karena udara dan
hawa yang begitu panas .meskipun curah hujan yang begitu deras menghampiri kota itu tetap saja
udaranya terasa begitu panas karena memang sudah tradisinya kota subang adalah kota panas .kota
subang memiliki wisata khas yang begitu indah udara nya dingin kalau kita kesana .Yaitu berupa
kebun teh .
“kak, bagaimana ini fatimah takut nanti gimana kalau kita gak bisa Panen dan ga bisa di jual deh”
fatimah membalikan badan sambil menyentuh kedua tangannya.
Hari demi hari matahari terasa semakin Panas .Hari Ini, fatimah pulang lebih Cepat dari pada
biasanya. Ada rapat guru mengajinya. Ini tesempatan fatimah, untuk mencari solusinya bagaimana
caranya Supaya tumbuhan teh nya subur kembali. Beberapa hari kemudian fatimah memikirkan apa
yang fatimah lakukan lakukan.
Fatimah melamun apakah semua ini salah fatimah yang waktu itu meninggalkan kebun teh nya
karna ingin menyantap makanan ibu yang begitu berbau harum apa kah salah orang lain.
Suasana sepi di rumah fatimah. Ketika fatimah Pulang. Fatimah bergegas ke kebun teh yang ada di
Sebelah rumah fatimah. Kebun pun rasanya sepi suara Pak rahmat tak terdengar mungkin sudah
Pulang, karena Setengah hari Pak rahmat bekerja.
kemudian. Fatimah memeriksa kebur teh Yang ada di Sebelah nya Subur sama seperis biasanya. lalu
anehnya kenapa sih kebun Sebelah layu.
Tiba-Tiba waktu memeriksa kebun teh yang layu kresek! terdengar bunyi Seperti orang yang sedang
membawa plastik Sesuatu. fatimah terkejut Refleks wajah nya yang menatap kebun teh Yang sepi
Sendiri .
Fatimah melihat kanan kiri. kresek !! suara itu tetus terdengar tak berhenti berhenti .
Segera fatimah bergerak ke arah kebun teh itu. Jantungnya berdebar debar. Antara takut dan ingin
tau. Perlahan,nafas fatimah menyingkirkan tanaman teh. Nafas fatimah Seakan akan terasa berhenti
fatimah melihat dari Celah daun teh yang terlihat layu, sesosok orang yang bertopeng menabur
sesuatu di kebun fatimah.Saking ketakutan nya, fatimah berlari Dan belompat kencang ke rumah nya dan mengunci pintu
kuat-kuat. Apakah maling bertopeng, Seperti yang suka di ceritakan pak rahmat kalau benar.
fatimah menutup wajahnya.
Pak rahmat tidak bekerja karena Sakit memang dalam hari ini. Pak rahmat kurang sehat.
Fatimah mempersiapkan lomba menanam tanaman Namun di waktu itu pak rahmat ternyata sudah
sembuh.
“Assalamualaikum….Pak rahmat apa kabar ?” Dengan wajah yang Senang..
Tetap Pak rahmat berwajah Pucat Serasa ada yang di takut kan.fatimah dan pak rahmat tembali ke
dalam rumah , karena malahari mulai terbenam dan mulai menampakan bulan dan bintangnya
segera kembali.ke rumah fatimah tidak tidur Semalaman memikirkan. Pak rahmat yang tadi fatimah
Ingin tau sebab pak rahmat berkeringat dingin dan merasa ketakutan itu,
Pagi hari, fatimah libur sekolahnya dan pagi pagi sekali fatimah menuju ke kebun teh.
“Emm…. Pak rahmat. kira-kira kemana ya? “mencari-cari ke tempat yang biasa di kunjungi pak
rahmat
“Pat rahmat, kenapa” fatimah melihat muka Pak rahmat
Tadi Pak rahmat lihat oyang yang bertoPeng menunduk, hari mulai sore Pak rahmat takut dan berlari
kencang kearah fatimah .
Minggu itu libur sekolah fatimah dan pak rahmat kembali ke kebun teh dan melihat kebun teh Yang
kering Namun, Pak rahmat dan fatimah mencari solusi agar subur lagi.
“fatimah, bagaimana kalau kita cari solusinya untuk menyuburkan kembali kebun teh fatimah” sambi
memikirkan
mereka berdua mulai mencari solusinya mencari lahan baru untuk membeli kebun teh karena yang
sekarang. Sudah habis Semua oleh orang yang bertopeng , pak rahmat dan fatimah menarik nafas
lega. karena sudah tau kemudian ibu datang… solusinya.“fatimah bagaimana kebun teh Kamu sekarang” raut muka senang
“Ini ibu lagi mencari Solusinya” sambi Senyum senyum
Hari demi hari pa rahmat fatimah menemukan Perkebunan teh yang sangat indah dan subur berada
di ciatet, Subang Jawa barat lihat fatimah bagus kebun teh nya,sambil menunjuk kebun itu.
Pak rahmat, dan fatimah akan membeli tapi harus menunggu pemilknya datang.
Pemiliknya datang kemudian di beli oleh fatimah. Beberapa hari kemudian Pak rahmat dan fatimah
mengolah teh itu menjadi minuman segar dan laris Di Jual di kota manapun.
Beberapa hari yang lalu setelah kesuburan karena Fatimah terlalu senang membuat kembali layu
“kira-kira siapa ya, yang bisa bantuin kebun fatimah kembali subur lagi? “ mungkin pak rahmat, kan
!.. menggelengkan kepalanya.
Waktu itu pak rahmat kan yang memilihkan kebun nya yang terus tidak berhasil
Pak rahmat adalah orang yang bekerja di kebun itu ia beberja membantu memetik teh. Pekerjaanya
pun Bukan orang yang bisa menyuburkan teh. bagaimana ini fatimah nanti gimana kalau tidak bisa –
subur lagi.
Fatimah keluar dan mengajak orang lain untuk tau apa yang harus dilakukan oleh fatimah untuk
kebun teh nya yang tidak bisa subur -subur kembali dan tidak bisa di jual lagi seperti dulu ke
berbagai kalangan kini mulai berkurang karena asap dari kendaraan yang begitu banyak.
Matahari terbit dan burung burung mulai bersuara fatimah di jemput untuk mencari perkebunan
baru yang lebih bisa di jadikan tempat wisata ataupun memetik .Fatimah sudah tau mana yang harus
di pilih dan akhirnya mereka membeli perkebunan itu dan mendirika pabrik th yang lumayan tidak
jauh dari situ
Berasal dari hutan biasa yang cuma ada jalan kemudian sekarang meninggalkan Jejak sejarah hasil
nya sering kali di cicipi dan di makan oleh warga manapunDi sebuah desa yang bernama ciater yang meninggalkan sejarah yang berupa tempat wisata yang
indah dan sejuk yang di punyai oleh fatimah yang alnya layu kini berdaun lebat
***
waktu itu ibu nida menghampiri wisata itu sembari melihat ke pabrik yang sudah di bangun oleh
pengusaha sukses yaitu fatimah
“Besar sekali pabrik ini dan sungguh indah pemandangan nya”ucap ibu nida sambil berpoto poto
sedikit di tempat itu
“Alhamdulilah ibu suka dengan hasil pencarian kebun fatimah dan alhamdulilahnya lagi sampai
sekarang tidak pernah lagi layu”ucap fatimah senang
Setahun kemudian fatimah mendaftarkan diri nya untuk menjadi petani yang digajihnya setiap bulan
sampai dengan 3 jt per bulan .Fatimah belajar dengan giat agar bisa mendapat kan peluang itu
semua .keesokan harinya fatimah berangkat menuju jakarta di mana fatimah akan memgikuti
peluang mendapatkan uang sebesar 3jt .
Fatimah memulai semuanya dengan basmalah dan akhirnya semuanya lancar tanpa halangan apa
apa
Sepulang dari sana Fatimah membelikan sesuatu buat pak rahmat yang dulu pernah membantu
memetik teh nya walaupun pernah gagal beberapa kali fatimah memberi sebuah kenangan untuk di
kenang pak rahmat dan sesampai di rumah pak rahmat fatimah menceritakan apa yang di harapkan
sekarang pak rahmat mendoakan semoga semua nya tetap lancar dan bisa di terima dan nilai nya
semoga besar.
Hari senin tanggal 28 mei 2018 dimana fatimah berulang tahun dan sekaligus di ukumkan siapa yang
akan di terima untuk menjadi petani semua berkumpul di jakarta
“perhatian semuanya tahun ini yang paling banyak nilainya yaitu ………..Fatimah “mengumumkan di
atas panggung yang begiti besar
Fatimah tidak menyangka bahwa namanya akan di sebut dalam pengumuman hari itu fatimah
terkejut karena di situ hari paling bahagia di seluruh duniaFatimah memulai bertani dan menghasilkan buah buahan dan sayuran begitu subur dan besar
besar sejak itu fatimah belajar dari kebangkrutan kebun teh nya menjadi keberhasilan menjadi
pengusaha kebun kebunan fatimah yakin di dalam semua kegagalan pasti ada keberhasilan di suatu
saat nanti kalau masih ada waktuny

(Visited 2 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan