Ingatan kota yang terlupakan_Bilqis Adila_Putri_MTs N 2 Subang

IMG-20210412-WA0016.jpg

Cerpen, Bilqis adila putri

Ingatan kota yang terlupakan

Di siang hari, aku “Bilqis” dan temanku “Naila” sedang duduk di teras sekolah madrasah kami dulu, sambil menatap langit biru, kami berbincang-bincang.

“Hei, apakah aku bisa melupakan kenangan di kota itu?” Tanya aku

“Tidak bisalah, kan kota itu tempat dimana kamu waktu kecil bermain disana” jawab Naila

“Tapi kota itu, aku sudah melupakannya, dan orang-orangnya juga” ucap aku

“Apakah kamu ingin membuang kenanganmu dimana kamu senang dan bersedih di kota itu?…” tanya Naila

“Tentu saja tidak. Tapi, sekarang sudah bertahun-tahun lamanya aku pindah ke kota Subang, sampai sekarang saja ingatanku tentang kota itu sudah hampir hilang” ucap aku dengan suara pelan

“Tenang saja… walaupun kamu sudah tidak mengingatnya, tapi selama teman-temanmu disana mengingatmu, kamu akan selalu menjadi teman mereka. Disaat suatu hari kamu datang ke kota itu, mereka akan menyapamu, walau saat itu kamu tidak mengingat nama mereka” ucap Naila

“Hoah… terima kasih Naila” ucap aku sambil tersenyum dengan hati bahagia dan tenang

“Sama-sama qis” ucap Naila

Aku waktu itu sangat bahagia karena ada seseorang yang menemaniku.

Cisalak, 20 April 2021

(Visited 3 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan