ANISA NURSHOFIA_HIGH SCHOOL_MTSN 2 SUBANG

WhatsApp-Image-2021-04-09-at-20.27.22.jpeg

HIGH SCHOOL

Kisah SMA sudah berakhir, kini saatnya dia melanjutkan pendidikannya ke negeri Asing. Dia Hana Yuri, seorang siswi kelas XII IPA orang yang cerdas dan baik hati. Hana adalah siswi yang berbakat terutama dalam hal menghitung, dia suka mengikuti lomba-lomba di sekolah dan memenangkan banyak piala dan penghargaan. Hana bercita-cita ingin menjutkan sekolahnya ke Jepang di Waseda University jurusan School of Political Science and Economics. Syukurnya sekolahnya ada beasiswa  untuk siswa yang cerdas seperti Hana untuk pergi ke luar negeri. Dan Hana langsung pendaftaran dirinya. Ternyata setelah Hana mendaftar dirinya, beberapa hari kemudian saat Hana datang ke sekolah sahabat Hana memanggil Hana

“Hanaaaa…”. Kata Lyla sambil suara lantang.

Hana pun kaget dan langsung nyamperin Lyla.

“Ada apa la, berisik baget”

“Lo tau ga na?”. Tanya Lyla sambil suara bahagia

“Apaan?”. Jawab Hana

“Gue diterima di Jepang”. Kata Hana sambil suara bahagia

“Yang bener la, waahh… selamat la semoga kita bisa sama-sama kesana ya”

“Iya dong pastinya harus bareng sama lo, eh iya barusan gue kan dari ruangannya Pak Ann minta gue suruh lo ke ruangannya”. Kata Lyla.

“Ha?..gue laa..? yaudah gue habis ini keruangan Pak Ann”. Jawab Hana

“Yaudah gue tunggu di kelas ya, semoga ada kabar baik dari Pak Ann tentang beasiswa lo”

“Iya…Aamiin doain aja”.

” Aamiin…byee na”

“Byee…”. Jawab Hana

Lyla adalah sahabat Hana, yang bernama lengkap Lyla Tanisa. Mereka berdua bersahabat dari mereka masih kecil sampe SMA ini, mereka bercita-cita sama-sama kuliah di luar negeri yaitu Jepang di Waseda University. Mereka berdua memiliki kemampuan yang berbeda Hana yang suka dalam hal mengitung tetapi Lyla tidak, Lyla ingin menjutkan sekolahnya jurusan School of Culture, Media and Society di Jepang Nanti.

Sesampai Hana di depan pintu ruangannya Pak Ann, Hana langsung mengetuk pintu

“tok..tok..tok..”. Hana mengetuk pintunya.

“Masuk….”. Kata Pak Ann yang ada di dalam.

Hana pun langsung membuka pintunya.

“Duduk”. Suruh Pak Ann.

“Iya pak”. Kata Hana.

“Hana kamu diterima di Jepang, tapi ada satu hal yang kurang”

“Alhamdulilah..terima kasih pak, hal apa ya pak?”. Tanya Hana.

“Orang tua kamu belum mendatangani surat pendaftaran kamu ke Jepang”

“Iya pak saya belum minta persetujuan dari mereka, nanti saya pulang saya minta tandatanganin surat nya”

“Yaudah kalo begitu besok secepatnya kabarin bapak kalo sudah”

“Baik pak terima kasih, permisi pak..”

Hana pun langsung pergi ke ruang kelasnya menemui Layla yang sedang membaca buku. Setiba Hana di Kelas, Hana langsung duduk di sebelah Layla. Layla kaget karena Hana tiba-tiba duduk di sampingnya.

“Astaghfirullah”. Kata Lyla dengan kaget.

“Eh sorry..sorry.. lo kaget ya”. Kata Hana sambil ketawa.

“Eh gimna tadi Pak Ann?”. Tanya Layla.

“Alhamdulilah gue diterima, tapi gue belum di ijinin sama orang tua gue mereka belum tanda tangan surat pendaftaran gue”. Jawab Hana.

“Yaudah nanti aja lo pulang sekolah minta ijin sama orang tua lo, semoga mereka ijinin lo buat pergi ya”

“Iya gue nanti pulang sekolah minta ijin sama mereka”

Beberapa jam kemudian, bel pulang pun berbunyi Hana dan Layla pulang ke rumah masing-masing. Hana pun bergegas menemui orang tuanya di rumah. Setiba Hana di rumah Hana langsung menyuruh orang tuanya berkumpul dan tibalah saat itu.

 

“Yahh….Mahh…”. Kata Hana.

“Iya ada apa?”. Jawab Ayah Hana.

“Yah..Mah..boleh kan Hana kuliah di Jepang, Hana udah daftar dan udah di terima di Waseda University”

“Naaa..mamah khawatir nanti gimana kehidupan kamu disana”. Kata Mamah Hana.

“Ayah si boleh aja kamu kuliah di Jepang tapi kamu harus bisa jaga diri kamu ya”. Kata Ayah Hana sambil ngelus kepala Hana dan langsung pergi.

“Iya yah Hana bisa kok” Jawab Hana ke Ayah.

“Mah..gimana Ayah juga ngebolehin kok mamah engga?”. Tanya Hana ke Mamah Hana

“Besok aja mamah jawabnya, mamah masih banyak kerjaan sekarang”. Kata Mamah Hana.

“Yaudah aku tunggu besok jawaban mamah”. Kata Hana sambil pergi ke kamarnya.

Dan keesokan harinya Hana bangun langsung mandi dan siap-siap berangkat ke sekolah dan tidak lupa menanyakan hal yang kemarin yang ditanyakan ke mamahnya.

“Mah…”

“Apa”. Kata Mamah Hana.

“Gimana mah yang kemarin itu?”. Tanya Hana

“Iya mamah bolehin asal kamu harus hati hati, jaga kesehatan, sering kabarin kalo ada apa-apa pokonya harus bisa jaga diri ya”. Kata Mamah Hana.

“Makasih..banyak mah pasti Hana bisa lakuin itu santai aja kan Hana pergi sama Lyla ga sendiri”. Kata Hana langsung meluk mamah nya.

“Yaudah ini tandangan mah”. Kata Hana sambil berikan surat pendaftaran Hana dari Pak Ann kemarin.

Dan mamah Hana pun mendatangi surat tersebut.

“Hana berangkat sekolah dulu ya mah, bye..byeee”. Kata Hana sambil pergi ke luar pintu.

Akhirnya Hana bisa pergi ke Jepang. Dan usahanya tidak sia-sia dari ngebujuk mamahnya dan perjuangan belajarnya. Setiba Hana disekolah langsung pergi ke ruangannya Pak Ann dan memberikan surat persetujuannya itu.

Beberapa bulan kemudian Hana dan Layla pergi ke bandara untuk pergi ke Jepang. Ketika tiba di Jepang Hana dan Layla pun bersemangat untuk belajar dengan giat. Dan empat tahun pun mereka lalaui bersama suka dan duka. Hari ini yang mereka nantikan yaitu wisuda bersama. Mereka berdua bersemangat untuk wisuda nya ini, ternyata orang tua mereka datang ke Jepang untuk menghadiri wisuda mereka dan meraka pun bahagia.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan