IBUKU IDOLAKU

IBUKU IDOLAKU
_oleh_Eni K

Ibu, ibu, ibu,…Rasulullah pun menyebutkan nama ibu sebanyak tiga kali, sementara ayah hanya satu kali. Dikisahkan pada zaman Rasul, ada yang datang dan bertanya, “Wahai Rasulullah kepada siapa aku harus berbakti pertama kali?” Nabi shalallahu a’laihi wasallam menjawab “Ibumu!” “Kemudian siapa lagi? Beliau menjawab” Ibumu!” ” Lantas siapa lagi?” “Ibumu” Nabi Shalallahu a’laihi wasallam menjawab, “Kemudian ayahmu” (Hr. Al Bukhori)

Berdasarkan riwayat dari atas, maka kita wajib memuliakan ibu, karena surga ada di telapak kaki ibu

Doa ibu sejati kepada anaknya tidak akan pernah putus. Bagiku ibu adalah seorang yang sangat berarti dalam hidup terlebih ketika ibuku harus hidup sendiri karena ayahku telah berpulang ke pangkuan Ilahi ketika aku berusia dua tahun. Semenjak itu yang kupunya hanyalah beliau. Ibuku seorang wanita superior, dimana harus menjadi _single parent_ demi ketiga buah hatinya. Walaupun saat itu ibuku menikah lagi, tetapi ibu tidak pernah diam untuk membantu meringankan beban ekonomi dengan membuka warung kelontongan yang mengharuskan setiap pagi ke pasar mengisi warungnya yang sangat laris. Tidak pernah menyerah, apalagi mengeluh. Semangat yang tinggi, sehingga membuat aku selalu patuh dan hormat sama ibuku. Tentunya tidak lupa menghormati ayah selaku orang tua yang harus kita junjung tinggi.

Kegigihan ibu yang membuat aku selalu semangat dalam hal apa pun. Aku bangga akan ibuku, karena menginginkan semua anak-anaknya sekolah tinggi.

Berbahagialah bagi yang masih punya ibu. Muliakanlah, rawatlah, jagalah, dan sayangilah seperti beliau mengasihi dan menyayangi kita di waktu kecil.

Bagi yang sudah berbaring di haribaan-Nya, kita doakan semoga dilapangkan kuburnya, diampuni segala doanya, dan tenang serta dimasukkan ke surga Allah kekal di dalam-Nya, aamiin yra ?

(Visited 2 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan