Alai-belai semu

Di titik jemu meramu

Gandrungmu terus bertalu

Menaburkan seribu nestapa

Mengapa kau tak biarkan aku

Berlabuh dalam teduh

Merajut kasih impian

Kau memang Arjuna

Memikat setiap dara

Dengan Aji Asmaragamamu

Namun, haruskah aku menikam jantung ini seperti Dewi Anggraini demi kesetiaannya kepada Prabu Ekalaya?

Atau seperti Dewi Banowati yang patgulipat dari Prabu Duryudana?

Ah, tidak

Pesonamu hanya semu

 

Desi Sri Cahyani,2013

(Visited 15 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan