SURAT UNTUK AYAH_TENI ROSMIA AJI_SMPN1 CIJAMBE

SURAT UNTUK AYAH

Pukul 19.16 malam, gemercik air hujan masih berlanjut, membawa rasa sepi dibaluti dengan dinginnya keheningan di dalam ruang kamar. Aku yang sedang duduk di atas kursi ditemani lampu kecilku menghadap pekerjaan sekolah yang tak kunjung selesai.

Krek suara pintu kamar Tania terbuka, tiba-tiba ayah masuk dengan langkah pelan dan perlahan lalu menghampiri putrinya.

“Nak? Kamu sedang apa? Mengapa pekerjaanmu tidak segera kamu selesaikan, jangan sampai larut malam kamu baru tidur tidak baik untuk tubuhmu dan percuma saja konsentrasimu akan hilang. memangnya jika kamu terus menatapnya akan membuahkan hasil?” Ucap ayah sambil tersenyum menatap wajah Tania dan mengusap rambutnya

Tania pun terkejut karena kekosongan dalam fikirannya yang seakan-akan menguasai jiwanya dalam keheningan.

“Eh ayah ngagetin aja ayah ini, iya ini juga lagi dikerjain biar cepat selesai yah.” Ucap Tania dengan perasaan kaget yang masih melekat sambil mengelus dadanya

“Ada apa nak? Coba cerita sama ayah”

“Tidak ada ayah tania fine-fine aja yah.” Jawaban tTania dengan senyum kecil di wajahnya

Lalu ayah pun berkata:”Oke kalau begitu selesaikan tugasmu lalu istirahat ya”

“Baik ayah, good night and nice dream”Ucapan selamat malam Tania untuk ayah

“Good night too.”Balasan ayah sambil mengecup kening Tania

Hari demi hari berlalu Tania pun akan segera menyelesaikan sekolahnya di jenjang sekolah menengah akhir. Tania anak yang baik dan cukup pintar, hampir semua guru-guru membincangkan ketekunan Tania dalam belajar.”Banyak sekali anak-anak pintar namun separuh dari mereka sombong, karena mereka merasa diri mereka pintar mereka tidak mau belajar, maka dari itu hargailah anak-anak yang tekun dalam belajar dari ketekunan mereka kita pun tau pintar saja tanpa tekun bukanlah hal yang sejalur”

“Ayah hari ini, adalah hari yang paling menegangkan bagiku sekaligus membahagiakan. Karena lulus atau tidaknya aku adalah jawabannya dan ada di dalam selembar surat itu. Bahagiaku adalah memberimu suatu hal yang berharga.”Ucap Tania kepada ayahnya

“Berdo’a saja nak semoga gadis kecil kesayangan ayah lulus! Lalu apa hal berharga itu yang akan kamu hadiahkan untuk ayahmu ini?tanya ayah kepada Tania

“Ayah kalo ayah tau ngga berharga lagi dong, jadi gak boleh tahu ya ayah. Bukan kejutan dong hehe nantinya gak seru hii.”ucap Tania sambil merayu ayahnya

“Gadis kecil ayah sekarang sudah bisa merayu ayah rupanya”jawaban ayah sambil mata berkaca-kaca dan membalas rayuan anak gadis kesayangannya

Tania adalah gadis kebanggan ayah, ia anak satu-satunya dan keluarga tania tidak utuh lagi, dia hidup berdua dengan ayahnya karena ibunya telah menemukan keluarga barunya. Seorang ayah sekaligus seorang ibu ialah malaikat yang berarti bagi gadis kecilnya itu, karna baginya kebahagian hadir ketika seseorang ada disaat kamu rapuh dan ayah selalu membuat hati tania luluh dengan ucapan menyentuh

Gelapnya malampun pergi, mentaripun menyambut pagi

“Ayah selamat pagi ayah kesayangan tania”kata tania sambil memeluk ayah

“Pagi putri kecil ayah ” sarapan dulu biar ada tenaga” kata ayah

“Baik ayah, ayah juga sarapan bareng tania ya”kata tania

“Iyaa taniaa “Kata ayahh

“Ayah tania berangkat dulu, assalamualaikum dah ayah”Kata tania

“Waalaikumussalam sayang ayah”Jawab ayah kepada tania

Setelah berpamitan tania pun berangkat menggunakan kendaraan umum, sesampainya ia di sekolah ia langsung bergegas ke ruang kelasnya.

“Hai! Put bagaimana kamu hari ini? Apakah merasa tegang sepertiku? Gurau tania kepada teman sebangkunya

“Hai tania, bisa saja kamu ini” kata putri

“Baiklah anak-anak muridku, yang kalian nanti-nanti akan segera kalian ketahui hari ini. Bahwa lulus atau tidak kalian pada tahap sekolah menengah akhir ia lah ada di dalam isi amplop ini, Oke ibu akan letakan amplop ini di meja kalian masing-masing tetapi jangan dulu di liat, kalian mengerti? Kata wali kelas IIX F

“Amplop pun telah di letakan pada meja masing-masing dan ada di hadapan kalian, silahkan kalian boleh membukanya”kata wali kelas

“put, wah Alhamdulillah aku lulus”kata tania sambil gembira

“tan, aku juga lulus”kata putri

Mereka semua pun lulus, perjuangan mereka tidak ada yang sia-sia. Perpisahan antara mereka pun akan terjadi, entah itu karna cita-citanya atau kisah cintanya haha bisa saja.

“Tania tolong ambil satu lagi amplop ini”Kata wali kelas

“ouh, iya baik bu”kata tania sambil kebingungan dan maju kedepan untuk mengambil amplopnya

Tania pun membuka amplopnya dengan perasaan tidak karuan

“Alhamdulillah bu, Tania dapat beasiswa”Kata Tania sambil mata berkaca-kaca

“Selamat untuk mu anak ku tTnia! Bahwa ketekunan mu tidaka akan mengecewakan hasil akhir perjuangan mu nak, “kata wali kelas

Seusai berfoto dengan semuanya sekolah pun di bubarkan, Tania pulang dengan perasaan yang begitu senang akhirnya apa yang dia inginkan bisa ia dapatkan.

“Assalamualaikum, ayah ini janji tania untuk ayah, harapan Tania di dengar dan diwujudkan oleh sang maha kuasa. Ayah, lewat do’a mu dan perjuangan mu tania bisa mendapatkan ini”kata tania sambil menangis memeluk ayahnyah

“Waalaikumussalam anak ayah, apa ini nak?”  kata ayah

ayah Tania pun membuka kedu amplop itu

“Alhamdulillah anak ayah lulus, satu lagi ayah buka ya nakk. Alhamdulillah kamu dapat beasiswa nakk, jadi ini yang kamu bilang selembar surat untuk ayah? Ayah bangga nak, perjuangan ayah tidak sia-sia untuk mu.”Kata ayah sambil mata berkaca-kaca . Menghadap kepada wajah lungguh Tania

“Ayah terima kasih banyak! Ayah selalu mendukung Tania, ayah itu malaikat Tania, ayah bekerja keras mencari uang untuk berlanjutnya kehidupan dan masa depan Tania, lalu kemudian ayah dirumah menjadi sosok seorang ibu untuk kebutuhan batin Tania. Ayah selalu menunjukan ayah yang kuat dan tanpa rasa letih, padahal Tania tahu ayah sangat lah tidak seperti apa yang ayah tunjukan kepada Tania. Ayah letih, ayah lelah tapi ayah tidak menyerah. Tania pun belajar dari ayah bahwa perjuangan seseorang tidak akan mumembuahkan kekecewaan. Ini perjuangan tania dalam ketekunan belajar Tania, dan untuk ayah yang selalu berjuang semaksiamal mungkin memberikan yang terbaik untuk Tania.

‘Tania sayang ayah” Kata Tania sambil memeluk ayahnya

“Baik anak ayah, ayah pun berterima kasih untuk mu karEna kamu pun ikut membantu ayah. Ayah minta maaf tidak bisa melengkapi hidupmu dengan keluarga yang utuh”kata ayah sambil mengusap pipi Tania

“Lupakan saja tentang itu ayah, mari kita hidup tegar.” Kata Tania

“Ayah, jangan lupa siapkan persyaratannya ya yah, diusahakan besok harus sudah ada dan lengkap”kata tania

“Baik nak”kata ayah

Dari sini kita belajar bahwa ketekunan seseorang Ia lah masa depan yang membahagiakan jangan karna kamu seorang diri yang meresa pintar karna pintar pun jika tidak mau belajar berjalannya dengan waktu pintarmu akan memudar!. Dan perjuangan seorang ayah sekaligus ibu yang membentuk anak seperti tania sangatlah tidak mudah maka dari itu hargailah orangtua mu yang menyayangimu karna dia lah manusia yang berharga hadirnya.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan